Teks

Selamat datang di Blog kami, inilah blog dari alumni kelas Akselerasi SMA Negeri 4 Kota Ternate angkatan pertama

Rabu, 12 Juni 2013

Pendaftaran Siswa Baru SMA Negeri 4 Kota Ternate 2013/2014

Pra Pendaftaran : Tanggal 27-29 Juni 2013 (khusus bagi lulusan dari luar Kota Ternate, melapor dan mengambil nomor Registrasi di Dinas Diknas Kota Ternate.

Persyaratan :
  1. Mengambil dan mengisi formulir PPDB.
  2. Foto copy Ijazah SMP/MTs 1 rangkap disertai Asli.
  3. Foto copy SKHUN SMP/MTs 1 rangkap disertai Asli.
  4. Pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar.
Jadwal :
  1. Pendaftaran : 3-6 Juli 2013
  2. Seleksi : 7 Juli 2013
  3. Pengumuman : 8 Juli 2013
  4. Pendaftaran ulang : 12-13 Juli 2013
Pendaftar dapat mengunjungi website PPDB Online di sini

untuk informasi lebih lanjut bisa datang langsung di SMA Negeri 4 Kota Ternate.

Selasa, 07 Mei 2013

Info SNMPTN 2013


Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud/Kemendikbud) menetapkan kebijakan Snmptn yang bersifat nasional tahun 2013 hanya dengan sistem jalur undangan. Seleksi yang sudah dilaksanakan tersebut dilakukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi lainnya, serta mempertimbangkan nilai ujian nasional (UN). Tahapan Jadwal pelaksanaan SNMPTN 2013 dibagi menjadi lima tahap hampir selesai dilaksanakan. Pertama, pengisian PDSS oleh kepala sekolah dilakukan pada 17 Desember 2012 – 8 Februari 2013, dan selanjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester. Kedua, pendaftaran oleh siswa, telah berlangsung pada 1 Februari – 8 Maret 2013. Ketiga, proses seleksi dilaksanakan pada 9 Maret – 27 Mei 2013. Keempat, Pengumuman Hasil Kelulusan Snmptn 2013 yang dijadwalkan pada 28 Mei 2013. Terakhir, pendaftaran ulang bagi peserta yang lulus seleksi, pada 11 – 12 Juni 2013.
Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, seleksi dengan mempertimbangkan nilai rapor dan UN ini merupakan pengakuan jenjang pendidikan tinggi kepada jenjang pendidikan menengah atas. Menteri menyadari, sistem ini menuntut kesiapan sekolah, siswa, dan masyarakat secara umum. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh juga berpesan, untuk bisa lulus UN, siswa perlu belajar keras dan membuat skala prioritas yang jelas. Pasalnya, UN saat ini tidak hanya sekadar masalah kelulusan, tapi juga telah menjadi syarat utama bagi seorang siswa untuk dapat tembus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013.
Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 menjamin seleksi akan dilakukan secara obyektif menyusul kurang lancarnya pelaksanaan ujian nasional (UN) SMA sederajat pada tahun ini. Ketua Umum Panitia SNMPTN 2013, Akhmaloka, mengatakan bahwa para siswa yang mendaftarkan diri dalam SNMPTN tidak perlu khawatir dengan hasil UN. Menurutnya, tidak masuk akal apabila seorang anak tidak lulus UN tapi bisa diterima di sebuah PTN karena syarat melanjutkan pendidikan tinggi adalah lulus jenjang pendidikan sebelumnya.
Ketua Panitia Snmptn 2013 menegaskan : Kalau UN tidak lulus ya tidak bisa diterima di PTN. Logika saja, tidak lulus UN tapi masuk ITB atau UGM. Kan kalau mau masuk universitas harus sudah punya ijazah menengah atas.
Kita patut bersyukur bahwa kerja keras siswa dalam ujian nasional (UN) 2013 tetap dihargai. Panitia SNMPTN.Percaya tetap pada hasil UN. Sekretaris Panitia Umum SNMPTN 2013, Rochmat Wahab, mengatakan bahwa pihaknya tidak mau ikut pusaran kisruh UN yang masih terus dibicarakan publik. Ia tetap akan fokus pada proses SNMPTN 2013 yang tetap memakai hasil UN sebagai salah satu syaratnya.

Terkait proses kelulusan Snmptn 2013, Sekretaris Umum Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, Rochmat Wahab, mengatakan bahwa proses seleksi untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pilihan pertama telah selesai dan sudah ada daftar kandidat nama siswa yang berhak atas pilihan pertamanya. Menurutnya setelah ini, akan dibagikan ke rektor universitas yang menjadi pilihan kedua. Karena masih ada waktu untuk itu.

Kandidat yang terpilih saat ini masih didasarkan pada seleksi nilai raport pada semester satu hingga semester lima. Sementara untuk semester akhir akan ditentukan melalui hasil UN. Dengan demikian, kandidat yang terpilih saat ini bisa saja tergeser posisinya apabila yang bersangkutan tidak lulus UN.

Ketua Umum Panitia SNMPTN 2013, Akhmaloka, membenarkan hal tersebut. Masing-masing universitas telah menentukan kandidat mahasiswa baru dari anak-anak yang memilih universitas tersebut sebagai pilihan pertama. Namun status saat ini hanya sebatas kandidat, sehingga dapat berubah seketika melihat hasil UN. Ia berkeyakinan bahwa kalau nilai siswa semester satu sampai lima bagus, tidak mungkin rasanya tidak lulus UN.

Pihaknya berpesan agar siswa sebaiknya tenang karena pihaknya lakukan berbagai cara agar tidak ada yang dirugikan.

PTN tampaknya bekerja keras saat ini. Tidak hanya sekadar menyelesaikan pemeriksaan lembar jawab Ujian Nasional (UN), pihak PTN juga tengah sibuk menyeleksi anak-anak yang mendaftarkan diri untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur SNMPTN.

Jadwal SNMPTN:

No.
Jenis Kegiatan
Tanggal
1
Pengisian PDSS
17 Desember 2012 – 8 Februari 2013
2
Pendaftaran
1 Februari – 8 Maret 2013
3
Proses Seleksi
9 Maret – 27 Mei 2013
4
Pengumuman Hasil
28 Mei 2013
5
Pendaftaran Ulang
11-12 Juni 2013
 
Info Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana:
  • Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
  • Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041450450.
  • Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
  • Alamat Panitia SNMPTN 2013: Direktorat Pendidikan, Gedung Rektorat ITB lantai 4, Jl.Tamansari No.64 Bandung 40116. Telp/Fax. (022) 2530689.


Kamis, 18 April 2013

Dedy Gumelar: Tahun 2013, Pelaksanaan UN Terburuk

Anggota Komisi X DPR RI Dedy Gumelar menilai pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun ini merupakan yang terburuk. “Ini Ujian Nasional terburuk, “kata pria yang lebih dikenal dengan sapaan Miing Bagito saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional di SMAN I dan SMKN 7, Semarang Jawa Tengah Senin (15/4).

Untuk memantau pelaksanaan UN 2013, Tim Kunjungan Spesifik Komisi X DPR RI dipimpin Ketua Agus Hermanto didampingi 10 Anggota Dewan mengadakan kunjungan ke Propinsi Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang.

Di daerah ini Tim Komisi X DPR tidak menjumpai masalah dan kendala yang berarti, namun di 11 Propinsi lain di Indonesia mengalami hambatan lantaran keterlambatan pencetakan naskah ujian sehingga ditunda.

Untuk itu, Dedy berharap kedepannya pencetakan soal UN tidak dikonsentrasikan hanya di Jawa, tetapi juga di tempat lain seperti wilayah Indonesia Bagian Timur, sehingga bisa didistribusikan tepat waktu dan tidak mengalami keterlambatan.

“Indonesia yang begitu luasnya ini kenapa percetakan cuma di Jawa saja, harusnya dibangun juga di Indonesia Tengah, misalnya saja di Makasar. Saya berkali-kali mengatakan hal ini, buatlah kebijakan yang merujuk pada aspek geografis,”imbuhnya.

Ia khawatir dengan adanya penundaan UN tersebut berdampak pada adanya kebocoran soal. “Tahun kemarin yang serentak saja ada kebocoran. Apalagi seperti ini, potensi kebocoran sangat besar,” tegasnya.

Saat pertemuan dengan Gubernur, Kadinas Pendidikan dan Walikota Semarang, Ketua Tim Komisi X Agus Hermanto menyatakan pelaksanaan ujian nasional sebagai instrument evaluasi pembelajaran anak didik dan bahan untuk melakukan pemetaan kualitas mutu pendidikan nasional masih banyak mengandung persoalan.

Berbagai persoalan itu antara lain ujian nasional memunculkan tekanan psikologis terhadap peserta didik, tenaga pendidk dan satuan pendidikan. Selain itu semakin besar terjadinya kecurangan baik secara parsial maupun sitematik selama proses ujian nasional.

Kepada Tim DPR, Kepala Dinas Pendidikan Nur Hadi Amiyanto menyatakan, Provinsi Jawa Tengah siap melaksanakan Ujian Nasional dan segala persiapan sudah matang mulai dari pendistribusian soal serta persiapan di lapangan karena dibantu para mahasiswa Universitas Negeri Semarang ( Unnes). Mereka inilah yang  menyimpan soal-soal dan lembaran jawaban soal ujian nasional setelah seluruhnya dikumpulkan oleh masing-masing sekolah, dan mereka bekerja 24 jam non stop.

Agus Wahyudin Plt Rektor Unnes menyatakan, khususnya di Jawa Tengah lebih khusus di Kota Semarang, pelaksanaan UN berjalan lancar sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Selain itu, juga keamanan betul betul kualified dan terjaga kerahasiannya sehingga tidak ada kebocoran.

“Kerahasiaan menjadi sangat penting karena ada saudara-saudara kita yang di 11 provinsi belum melaksanakan ujian nasional. Intinya panitia tidak boleh teledor,” tegas Agus Wahyudin

Ditempat yang sama, Ketua Tim Komisi X Agus Hermanto mengatakan untuk mencegah kebocoran soal pihaknya menghimbau Kepala Sekolah agar segera memasukkan lembar jawaban atau soal ke dalam lemari dan dikunci rapat.Terkait tertundanya UN di 11 Propinsi, dia berharap ke depan harus diperbaiki jangan sampai kasus terulang lagi